
"Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan beriman kepada Allah. Sekiranya ahli kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, diantara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik." (QS.Ali Imran:110).
Manusia adalah makhluk Allah yang terbaik susunan jasmani dan rohaninya. Dengan panca indra dan akal, hati dan nafsu; manusia menjadi makhluk yang beradaban "Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk sebagus-bagusnya penciptaan (QS At-tin(95):4). Dengan akal pikirannya, manusia itu semakin lama semakin maju dalam segala hal, karena dapat membedakan antara yang benar dan salah, antara yang membahagiakan (sa'adah) dan mencelakakan (syaqiyyun) atau merusak (fasad). Namun demikian, tidak dapat dibantah bahwa manusia dengan segenap potensi yang dimilikinya, ia tidak hanya melakukan yang baik dan benar, tetapi juga banyak melakukan keburukan dan kerusakan. Semakin banyak manusia berbuat baik, maka berbahagialah suatu masyarakat. Dan sebaliknya, jikalau banyak yang berbuat jahat dan melakukan teror sosial, maka akan sengsara dan tidak tentramlah suatu masyarakat.
Memang tak terhingga kebaikan dan amal positif yang dilakukan tetapi juga tidak terhitung kejelekan dan kejahatan yang dilakukannya. Kalau kita bertanya, kira-kira mana yang lebih banyak, amal positif atau amal negatif (yang merusak) yang dilakukan manusia?. Melihat keresahan, kekhawatiran, ketidaktentraman, kesengsaraan, kemelaratan yang dialami suatu masyarakat, maka kita bisa menjawab, pastilah amal negatif dan merusak yang banyak diamalkan dalam kelompok masyarakat tersebut. Allah SWT telah menjelaskan tentang kondisi ini, "Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)". (QS. Ar-Ruum(30);41.
Untuk itu marilah kita panjatkan do'a semoga Allah memberi petunjuk kepada kita agar menjadi orang yang terbaik di antara hamba-hambaNya.."Allahumma hab lana min ladunka 'ilmaa wa hayyi' lana min amrina rasyadaa" (Ya Tuhan kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisiMu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami.
Wallahu 'alam bisshawwab
subhanallah... ^_^
BalasHapusjun... catatan yg laen laaa...
BalasHapusgak cerdas..hohoho